'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Supervisi PR Community TB Care 'Aisyiyah ke SR dan SSR di Kalimantan Barat
03 Mei 2017 14:20 WIB | dibaca 1192
 
Pada April 2017 ini, SR TB Care 'Aisyiyah Kalimantan Barat telah memasuki kuartal 6, semester 1. Tidak begitu besar perubahan terkait indikator, namun secara wilayah dan target kerja jelas membawa tantangan tersendiri bagi program TB HIV Care 'Aisyiyah Kalimantan Barat pada tahun 2017 ini. 
 
Dengan bertambahnya target kerja tentunya akan mempengaruhi kinerja SR/SSR di wilayah Kalimantan Barat dalam melaksanakan program dilapangan. Bertambahnya beban kerja, akan membutuhkan kedisiplinan dan ketelitian yang lebih dalam setiap tahapan proses dan pelaksanaan program. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentu bukan hanya merujuk pada hasil yang didapat, melainkan melihat bagaimana SR/SSR menjalankan semua tahapan pelaksanaan program sesuai dengan semestinya.
 
Untuk dapat mencapai target yang diharapkan di semester ini dan peningkatan kualitas program maka supervisi menjadi sangat penting untuk dilakukan dengan harapan dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap capaian di semester berikutnya. Adapun supervisi dilaksanakan pada 24-29 April 2017, pada empat SSR, meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Mempawah dan Kota Singkawang, termasuk SR Kalimantan Barat
 
Tujuan dari supervisi ini secara umum adalah memberikan dukungan dan bimbingan teknis kepada staf SR dan SSR secara terpadu agar mampu meningkatkan kualitas kerjanya, terutama dalam mengidentifikasi hambatan yang terjadi dan mencari solusinya serta membuat strategi untuk pencapaian target program.   
 
Terdapat tujuh tujuan dari kegiatn supervisi ini. Pertama, melakukan Technical Assisstant dan capacity building PR ke Tim SR dan SSR meliputi Analisa varian, monthly program monitoring, finalisasi POA Q6, workplan Q6 dan SDM. Kedua, menindaklanjuti dan mensosialisasikan keputusan management terbaru (pasca rakornas). Ketiga, identifikasi permasalahan terkait dengan rendahnya capaian target secara internal (SR/SSR) dan eksternal (kader, puskesmas dan dinas kesehatan Kab/Kota). Keempat, melakukan pengecekan laporan SR dan SSR (laporan Anvar, laporan kegiatan, laporan keuangan, laporan capaian, dan validasi data). Kelima, pengecekan dokumen program meliputi (data kader, pasien supporter, dll). Keenam, meningkatkan kapasitas management Tim SR melalui sharing pembelajaran implementasi kegiatan bersama SSR. Ketujuh, membangun komitmen staff SR dan SSR agar konsisten dalam mengimplementasikan program. 
 
Untuk mencapai tujuan kegiatan diatas, maka metode yang akan dilakukan sebagai berikut:
 
1. Koordinasi dan konsolidasi Tim 
PR bersama Tim SR melakukan kooordinasi meeting di kantor SR guna memberikan TA dan capacity building, supervisi di tingkat SR, merencanakan teknis supervisi, menyamakan pemahaman dan menyepakati konten supervisi.
 
2. Kunjungan lapangan
PR didampingi oleh staf SR dan SSR melakukan kunjungan (Ceklist) ke kader, puskesmas dan dinas kesehatan kab/kota dalam rangka untuk mendapatkan informasi terkait pelaksanaan program dan kendala serta solusi untuk perbaikan program ke depan.
 
3. Penyampaian hasil supervisi dan feedback
SR didampingi PR memfasilitasi pertemuan bersama (PR, SR dan SSR), menyampaikan hasil temuan selama proses supervisi dan memberikan feedback terhadap hasil temuan supervisi. SSR menanggapi dan memberikan penjelasan terkait temuan supervisi. PR memberikan feedback terkait temuan hasil supervisi dan memberikan arahan dalam upaya perbaikan implementasi program kedepan.
 
4. Penyusunan rencana tindak lanjut (RTL)
SR dan SSR merumuskan rencana tindak lanjut yang tertuang dalam workplan tim berdasarkan hasil temuan supervisi, feedback management dan kondisi aktual SR dan SSR.
Shared Post: